Selama masa Interdept, aku tidak banyak berinteraksi dengan Kawi. Hanya ala kadarnya saja. Tapi tetap memerhatikan tindak tanduknya di kelas - ya walau diisi 90% menyimak kuliah. Setelah naik kesemeter 3, aku mulai cukup sering berinteraksi dengan Kawi, apalagi kita satu kelompok di salah satu praktikum.
Interaksi selama satu semester, membuatku jadi "kenal" dengan Kawi. Berikut adalah kesan yang kuperoleh selama semester 3 berinteraksi dengannya.
1. Kawi sangat rajin. Baik di kuliah mau pun hadir di rapat.
2. Rela mengerjakan 80% laporan kelompok demi "nilainya" juga.
3. Dia baik. Segan menolak.
4. Tidak suka menonjolkan dirinya.
5. Suka hal-hal berbau Jepang.
6. Pendiam. Introvert 100%, pasti! Tidak ada keraguan.
7. Kaku banget.
8. Terlalu serius.
9. Terlihat "rapuh" karena penampilannya mungkin ya.
Ya, itu kesan awal.
Itulah Kawi "awal" yang aku kenal. Setelah negara api menyerang, semua berubah.
Interaksi selama satu semester, membuatku jadi "kenal" dengan Kawi. Berikut adalah kesan yang kuperoleh selama semester 3 berinteraksi dengannya.
1. Kawi sangat rajin. Baik di kuliah mau pun hadir di rapat.
2. Rela mengerjakan 80% laporan kelompok demi "nilainya" juga.
3. Dia baik. Segan menolak.
4. Tidak suka menonjolkan dirinya.
5. Suka hal-hal berbau Jepang.
6. Pendiam. Introvert 100%, pasti! Tidak ada keraguan.
7. Kaku banget.
8. Terlalu serius.
9. Terlihat "rapuh" karena penampilannya mungkin ya.
Ya, itu kesan awal.
Itulah Kawi "awal" yang aku kenal. Setelah negara api menyerang, semua berubah.
Komentar
Posting Komentar